Senin, 22 Januari 2018

Manfaat Minum Bir Untuk Kesehatan


Manfaat Minum Bir Untuk Kesehatan

Tak hanya anggur, bir pun menyimpan manfaat bagi kesehatan bila diminum sesuai takaran dan tidak berlebihan. Selama ini minuman bir dianggap sebagai minuman beralkohol yang hanya mendatangkan efek buruk bagi kesehatan. Nyatanya, peneliti di Inggris justru menemukan manfaat lain dari minum bir. Salah satu bir populer di Indonesia yaitu Guinness can, berikut beberapa manfaat bir bagi kesehatan.

1. Menguatkan tulang

Minum bir diketahui dapat melemahkan tulang. Tapi, studi baru menunjukkan minum dua gelas bir sehari dapat meningkatkan kepadatan tulang. Studi lain juga menyebut, minum dua gelas bir sehari telah dikaitkan dengan berkurangnya risiko untuk patah tulang.

2. Kesehatan jantung

Sejumlah penelitian menyatakan manfaat bir bagi kesehatan jantung. Satu studi melaporkan bir dapat meningkatkan kadar HDL yang juga dikenal sebagai kolesterol baik yang membuat arteri tidak mudah tersumbat.

3. Ginjal sehat

Studi lain juga menunjukkan bir membantu mengurangi risiko pengembangan batu ginjal.

4. Kaya vitamin B

Bir menyimpan banyak sumber vitamin B seperti folat, niacin, asam pantotenat, riboflavin, dan vitamin B6 dan B12.

Vitamin B6 yang diketahui untuk menjaga kesehatan jantung dapat menurunkan kadar homosistein yang dapat merusak arteri dan menyebabkan pembekuan darah.

Benarkah bir bermanfaat bagi kesehatan?

Praktisi Kesehatan sekaligus Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Dr. Ari F. Syam sedikit mengulas mengenai minol yang beredar di masyarakat. Di mana minol yang beredar itu mengandung kadar alkohol bervariasi.

Mulai dari bir (3,5 sampai 5 persen), wine (10 sampai 14 persen), fortified wine (14 sampai 20 persen), dan whisky serta vodka (40 persen).

Bila kita melihat seorang peminum merasa lebih tenang dan `tertidur` usai minum beberapa gelas minol, Ari menjelaskan, itu karena alkohol dikelompokan sebagai bahan yang menyebabkan sedasi dan hypnosis.

Selain itu, penggunaan alkohol dalam waktu singkat dan berlebihan, menyebabkan terjadinya keracunan alkohol atau intoksikasi alkohol, dan dapat menyebabkan kematian.

Perlu diingat, seberapa pun besarnya toleransi seorang peminum untuk volume tertentu, efek samping kronis dari minuman beralkohol akan tetap terjadi.

0 komentar:

Posting Komentar