Minggu, 07 Juli 2019

Memegang Teguh Iman Dalam Ganasnya Kehidupan

Memegang Teguh Iman Dalam Ganasnya Kehidupan

Pria kurus tinggi yang sederhana ini merupakan sosok yang pendiam, penyayang tetapi juga pekerja keras. Hampir sepuluh tahun beliau mengabdikan diri sebagai pegawai kontrak di suatu institusi pemerintahan yang terkenal di Kabupaten Sumedang. 

Walaupun gajinya terbilang jauh di bawah UMR ataupun UMK, beliau tetap semangat bekerja demi menghidupi keluarga. Dengan adanya Asuransi wakaf dapat menjadi solusi untuk membantu mereka yang belum beruntung. 

Salah satunya seperti lelaki bernama lengkap Iwan Ridwan ini dikenal sebagai pribadi yang tak segan membantu orang lain. Sangat menyukai anak-anak dan juga selalu menghormati orang yang lebih tua darinya. Keadaan yang kadang kurang mencukupi, tak membuatnya enggan untuk berbagi, meski hanya dengan tenaga. 

Ketika bekerja kadang menjadi pergolakan batin, antara iman dan keinginan dunia. Riba merupakan hal yang lumrah di sana, berbagai macam kredit. Tak kenal lelah menggoda dengan iming-iming cara yang mudah dan cepat. Tak hanya kredit yang berupa uang, tapi juga berbagai macam barang, mulai dari elektronik hingga rumah. 

Namun ia memegang teguh prinsipnya. Yakni bahwa hutang itu dibawa mati, apa yang bisa dibayarkan jika kita keburu meninggal duluan sebelum lunas? Pasti akan menyusahkan keluarga dan dirinya sendiri di alam barzakh. Memiliki harta pun akan dipertanggungjawabkan kelak, bila kita tidak bersedekah atau berwakaf, harta tersebut mungkin tidak akan berubah pahala. 

Dukungan dari sang istri pun semakin menguatkan langkahnya untuk tetap bekerja dengan baik dibarengi doa. Berusaha untuk memberikan nafkah kepada keluarganya hanya dengan cara yang baik, halal, dan tentunya berkah. 

Beliau selalu mengingatkan teman-temannya agar meninggalkan riba dan judi yang jelas diharamkan oleh syariat islam. Meski kadang menjadi dikucilkan, tak menjadi masalah untuknya. Sebab kewajiban kita hanyalah menyiarkan agama, dan hanya Allah yang dapat mengubah hati seseorang. 

Laki-laki yang lebih akrab disapa Iwan ini memiliki mimpi untuk dapat menginjakan kaki di tanah suci, Mekkah. Meskipun keadaan ekonomi yang pas-pasan belum lagi harus mencukupi Bapak. Yang telah sepuh dan mulai sakit-sakitan dan anak yang mulai bersekolah. Tak menggoyahkan impiannya  untuk bisa menunaikan ibadah umrah ataupun haji.

Selain soal biaya, usia yang tak lagi muda serta kuota ibadah haji yang semakin terbatas menjadi kekhawatiran untuk melaksanakan ibadah haji. Untuk menabung pun membutuhkan waktu yang cukup lama, ditambah harga yang semakin melonjak. Kebutuhan kian meningkat tidak dibarengi pemasukan yang mencukupi, membuat pria berusia 35 tahun ini kesulitan menabung. Membuat cita-cita berangkat haji maupun umrah menjadi angan-angan saja. 

Namun di jaman modern kini ada Asuransi Wakaf yang bisa membantu umat muslim lebih mudah beribadah. Dengan cara yang lebih praktis, mudah, dan tentunya terjamin oleh lembaga yang bersangkutan. Salah satunya untuk membantu orang yang kekurangan mendapatkan kesempatan untuk meraih mimpi mereka melaksanakan ibadah haji atau umrah. 

Wakaf merupakan ibadah menyisihkan sebagian harta benda yang dimiliki untuk dimanfaatkan pada keperluan ibadah. Agar harta tersebut menjadi bernilai pahala serta memiliki keberkahan bagi seluruh umat muslim. 

Dengan mengikuti program Asuransi wakaf melalui Allianz, harta kita akan dikembangkan serta dikelola dengan tata cara yang syariah. Mempunyai keunggulan  berkah, ringan atau mudah dalam pengaplikasiannya, serta dijamin amanah. 

Anda bisa mendapatkan pelayanan terbaik secara praktis dan mudah yakni asuransi untuk diri sendiri. Sekaligus bisa berwakaf untuk mereka yang membutuhkan, tentunya akan bernilai pahala berlipat. Pastikan untuk menyalurkan wakaf dengan baik dan halal agar ibadah bernilai berkah sepanjang masa bahkan hingga di akhirat nanti.